Profil Departemen

PROFIL DEPARTEMEN PENGURUS

KELOMPOK MAHASISWA (KEMA)

D3 HIPERKES DAN KESELAMATAN KERJA

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET

A. SEKRETARIS UMUM

Seketaris Umum (SEKUM) membawahi divisi administrasi yang dipimpin oleh seorang kepala divisi (Kadiv). Secara umum Ketua Umum akan menjalankan fungsi sebagai leader dan sekum diberikan fungsi manager selama kepengurusan 2016-2017. Ketua Umum adalah yang memberi arahan kerja dan target pencapaian yang akan dicapai melalui departemen yang ada dan pula membantu dalam pelaksanaan setiap departemen. Sedangkan dalam penyiapan internal dan kesolidan internal hingga tercipta keharmonisan dan mampu melaksanakan tugas tersebut akan dokonsolidasikan oleh sekum.

Sekum berperan sebagai second leader dari ketua umum KEMA Hiperkes dan KK, yaitu membantu pelaksanaan tugas-tugas dari Ketua Umum yang meliputi : membantu dalam menggerakkan setiap departemen dan individu, menyatukan langkah dan gerak dari kabinet.  

Sekum juga berperan sebagai manager dalam organisasi. Diberikan wewenang untuk mengambil keputusan managerial atas sepengetahuan ketua umum, memberikan arahan dan mengkoordinasikan kepala departemen sehingga ada kesinergisan dan keharmonisan gerak dalam upaya untuk mencapai visi dan misi yang telah ditetapkan. Keputusan managerial yaitu mengenai hal-hal yang berkenaan dengan terkelolanya organisasi dengan baik dan selaras gerakannya, meliputi :

  1. Pembentukan budaya dan iklim kerja di KEMA Hiperkes dan KK (Adab dalam rapat, dalam bekerja di departemen, dalam kepanitiaan bersama, kehadiran dll)
  2. Penetapan dan pelaksanaan reward and punishment kepada departemen maupun perseorangan, sehingga meningkatkan prestasi kerja.
  3. Pengaturan schedulling kegiatan-kegiatan antar departemen sehingga berjalan beriringan dan tidak saling mengganggu.
  4. Plotting anggota kabinet dalam plotting kepanitiaan ataupun pelaksanaan kegiatan besar.
  5. Mengkoordinasikan departemen-departemen dalam pelaksanaan tugasnya, sehingga hal yang membutuhkan koordinasi lintas departemen dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Sekum berperan pula dalam penjagaan internal. Diharapakan selama kepengurusan, anggota kabinet yang ada tetap bisa istiqomah dan konsisten dalam menjalankan fungsinya, memiliki hubungan yang baik antar anggota kabinet.

Sekum bertugas dalam menilai kinerja dari setiap departemen dan perorangan sehingga ada evaluasi untuk kemudian diberikan rekomendasi yang diharapkan mampu sebagai penyemangat dan menjadi pelecut kerja.

Sekum juga bertanggung jawab pada pembentukan KEMA Hiperkes dan KK sebagai organisasi profesional yang dapat dilihat dari kelengkapan penunjang yang dimiliki organisasi meliputi AD/ART, GBHK (Garis-Garis Besar Haluan Kerja), Mekanisme Pengelolaan Organisasi, Mekanisme Administrasi dan lain-lain. Serta pengelolaan administrasi dan administrasi yang baik, yang dalam pelaksanaannya dibantu oleh Divisi Administrasi dan berkoordinasi dengan setiap departemen.

Dalam pelaksanaanya, jika diperlukan Ketua Umum akan membantu dalam pengkondisian internaL

a. Divisi Administrasi.

Divisi Administrasi dipimpin oleh seorang kepala divisi dan dalam pelaksanaan tugasnya akan dibantu oleh staff divisi. Divisi administrasi bertanggung jawab kepada sekum dan langsung berada dibawah garis komando dari sekum.

Divisi administrasi berfungsi sebagai pengelolaan administrasi, inventarisasi, surat-menyurat dan pendataan proposal kegiatan, rekapitulasi perencanaan dan hasil kegiatan, kehadiran dan hasil rapat.

Untuk membangun organisasi yang lebih profesional, fungsi dan peran administrasi sangat penting dalam pengelolaan administrasi, sehingga setiap surat-surat yang masuk dapat ditanggapi oleh bagian yang tepat di KEMA Hiperkes dan KK.

Dengan rapinya perencanaan serta pengawasan pelaksanaan dari setiap mekanisme administrasi yang sudah ada oleh setiap departemen, yang akan dikoordinir oleh divisi Administrasi, diharapkan akan selaras, serasi dan seragan dalam bidang Administrasi. Sehingga menjadi salah satu langkah untuk bergerak sevara harmonis, profesional dan sinergis.

 

B. BENDAHARA UMUM

Bendahara Umum dalam kerjanya dibantu oleh bendahara 1 (satu) dan membawahi satu divisi yakni divisi Finansial Mandiri yang dipimpin oleh seorang kepala divisi.

Bendahara Umum bertugas dalam membuat regulasi, prosedur dan peraturan mengenai perolehan, penyimpanan, pengelolaan penggunaan, pelaporan dan pengawasan keuangan di internal KEMA Hiperkes dan KK.

Bendahara Umum memegang peranan penting dalam penggunaan, pengelolaan dan pelaporan keuangan secara profesional, sistematis, mudah dipahami. Peran ini bertujuan untuk membangun KEMA Hiperkes dan KK menjadi organisasi yang memiliki kredibilitas dan profesionalitas dalam pengelolaan organisasi.

Bendahara Umum memiliki wewenang dalam memberikan komando kepada Divisi Finansial mandiri sebagai upaya untuk memperkaya harta kepemilikan organisasi. Dan bertugas mengkoordinir keuangan setiap departemen.

Dalam pendanaan operasional, pelaksanaan fungsi dan program kerja selama kepengurusan KEMA Hiperkes dan KK ditopang oleh sumber dana berikut :

  1. Program D.III Hiperkes dan KK.
  2. Pendapatan dana dari divisi finansial mandiri.
  3. Keuntungan dari kegiatan/program kerja yang ada.
  4. Sumber lain.

a. Divisi Finansial Mandiri

Divisi Finansial Mandiri berada langsung dibawah komando Menteri Keuangan dan dipimpin langsung oleh kepala divisi yang dibantu oleh staff divisi.

Divisi Finansial Mandiri memiliki tugas yang meliputi :

  • Menjalankan fungsi sebagai sumber dana utama bagi organisasi yang memegang prinsip bermanfaat, mendidik dan kompetitif.
  • Memberikan stimulus bagi mahasiswa D.III Hiperkes dan KK agar memiliki kemauan dan kemampuan enterpreneuship sehingga muncul enterpreneur muda berbakat.

Dengan ini diharapkan divisi finansial mandiri dapat mencari pemasukan secara mandiri untuk menunjang kegiatan-kegiatan KEMA Hiperkes dan KK. Berbagai jenis usaha yang telah berjalan rutin diharapkan tetap bisa dipertahankan dengan upaya menambah berbagai jenis program yang menghasilkan. Langkah yang diharapkan dapat terjalinnya kerjasama dengan pihak sponshor secara tetap selama satu periode kepengurusan yang akan menjadi mitra dalam beberapa kegiatan KEMA Hiperkes dan KK. Selain itu dapat meningkatkan hubungan baik dengan beberapa sponsorship. Selain ini diharapkan Divisi Finansial Mandiri dapat memberikan stimulus bagi mahasiswa D.III Hiperkes dan KK pada umumnya untuk menumbuhkan jiwa enterpreneuship di kalangan kampus Tirtomoyo. Selain ditujukan untuk meningkatkan enterpreneur muda di lingkungan kampus dapat pula meningkatkan jumlah enterpreneur muda Indonesia yang akan berdampak demi meningkatkan perekonomian negara.

 

C. DEPARTEMEN HUMAS

Departemen Hubungan Masyarakat (Humas) dipimpin oleh seorang kepala departemen yang dibantu oleh staff. Keberadaan Departemen Humas mempengaruhi hubungan KEMA Hiperkes dan KK dengan organisasi lain maupun program studi khususnya di lingkungan civitas akademika.

Secara singkat ada beberapa arahan kerja Departemen Humas :

  1. Menciptakan hubungan baik serta menjaga nama baik KEMA Hiperkes dan KK di kalangan organisasi lain, program studi, alumni maupun dari pihak manapun.
  2. Menjadi perantara informasi-informasi yang berkaitan dengan kemahasiswaan yang terdiri dari beasiswa, advokasi, dana kasih dll.
  3. Menjadi penghubung yang baik dengan kakak-kakak alumni khususnya dengan berupaya mencari dan mendata kepulangan alumni guna mengisi kuliah tambahan maupun sharing dunia kerja.
  4. Menjalin hubungan dengan organisasi se-profesi serta mencari informasi yang aktual mengenai dasar-dasar yang diperlukan untuk membangun ikatan mahasiswa profesi.

Dengan ini diharapkan departemen humas dapat menjadi jembatan KEMA Hiperkes dan KK dengan organisasi lain maupun instansi lain. Karena dengan menjadi penghubung jembatan yang baik nan-kokoh maka dapat menciptakan barganing position KEMA Hiperkes dan KK yang baik dimata organisasi/instansi lain.

Karena walau bagaimanapun tidak dapat dipungkiri jika networking yang terjalin dengan baik sangat dibutuhkan untuk membentuk organisasi yang kuat.

 

D. DEPARTEMEN KAJIAN STUDI ILMIAH

Departemen Kajian Studi Ilmiah dipimpin oleh seorang kepala departemen yang dibantu oleh dua orang kepala divisi beserta staffnya. Secara umum departemen kajian studi ilmiah fokus pada perkembangan penelitian di lingkungan kampus serta fokus pula terhadap perkembangan tuntutan kompetensi profesi dunia kerja yang kelak dibutuhkan mahasiswa ketika memasuki dunia kerja.

a. Divisi Studi Ilmiah

Divisi Studi Ilmiah dipimpin oleh seorang kepala divisi yang dibantu oleh staffnya. Divisi Studi Ilmiah secara ringkas memiliki arahan kerja sebagai berikut :

  1. Menjalankan fungsi studi ilmiah/penelitian yang berhubungan dengan akademik sebagai upaya pengamalan salah satu tri dharma perguruan tinggi serta mendukung upaya Universitas untuk menjadi word class university yang tentunya dicirikan dengan banyaknya kegiatan penelitian mahasiswa.
  2. Menjadi stimulus khususnya bagi mahasiswa D.III Hiperkes dan KK untuk menumbuhkan budaya penelitian di berbagai aspek khususnya di bidang K3.
  3. Mempropagandakan hasil kajian serta memberikan info terbaru mengenai K3 bagi seluruh mahasiswa D.III Hiperkes dan KK.
  4. Peka terhadap perkembangan isue K3 yang terupdate dan dapat mengkaji sebagai upaya mendukung perkembangan kajian ilmiah di lingkup D.III Hiperkes dan KK.

Dengan ini diharapkan Divisi Studi ilmiah menjadi penopang penuh kegiatan penelitian/keilmiahan mengenai bidang K3 pada khususnya. Dan dapat menjadi panutan mahasiswa dalam melakukan penelitian.

b. Divisi Pendidikan Profesi

Divisi Pendidikan Profesi dipimpin oleh seorang kepala divisi yang dibantu oleh staff dalam pelaksanaanya. Divisi Pendidikan Profesi merupakan salah satu divisi yang dimiliki Departemen Kajian Studi Ilmiah yang memiliki arahan kerja sebagai berikut :

  1. Mengadakan kegiatan yang berhubungan dengan kebutuhan kompetensi kerja yang harus dibutuhkan setiap mahasiswa D.III Hiperkes dan KK
  2. Peka terhadap informasi yang berhubungan dengan profesi dunia kerja yang diberikan dari program studi, alumni maupun pihak-pihak lain yang dapat dipertanggungjawabkan.
  3. Memegang kendali dalam melaksanakan kuliah tambahan sebagai upaya pencerdasan mahasiswa dengan berkoordinasi bersama departemen Humas.
  4. Bersama dengan departemen humas menyambut alumni dengan hangat dan memberikan kesan terbaik.

Adanya divisi pendidikan profesi diharapkan menjadi tulang punggung yang dapat menopang kegiatan yang berhubungan dengan tuntutan kompetensi profesi yang kelak dibutuhkan di dunia kerja.

Dari arahan kerja yang telah diuraikan untuk departemen kajian studi ilmiah yang terdiri dari dua devisi ini diharapakan dapat berjalan dengan baik. Adanya divisi studi ilmiah dan divisi pendidikan profesi saling memiliki kaitan erat yang saling berkesinambungan. Dan diharapkan keduanya dapt saling mengisi dan berjalan secara sinergis.

 

E. DEPARTEMEN SOSIAL SERVIS CENTER

Departemen Sosial Servis Center dipimpin oleh seorang kepala departemen yang dibantu oleh staff. Departemen Sosial Servis Center berda dibawah langsung komando dari Ketua Umum dan Koordinasi Sekretaris Umum.

Departemen Sosial Servis Center menopang salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian masyarakat. Diharapkan dengan ini mahasiswa yang merupakan bagian dari masyarakat dapat memberikan pengabdian sebagai wujud kepedulian sosial antar sesama.

Departemen Sosial Servis Center pada kabinet Berjaya 2015 memiliki arahan kerja sebagia berikut :

  1. Menjalankan fungsi pengabdian masyarakat di internal Kampus D.III Hiperkes dan KK maupun di lingkungan kampus UNS secara umum untuk memberikan kegiatan secara lansung yang bermanfaat dapat berupa ajakan maupun propaganda isue.
  2. Menumbuhkan kepedulian mahasiswa D.III Hiperkes dan KK serta mengajak dalam memberikan pengabdian masyarakat.
  3. Melakukan kerjasama antara organisasi baik di lingkungan kampus D.III Hiperkes dan KK maupun di lingkup Universitas untuk melaksanakan pengabdian di masyarakat.

Departemen Sosial Servis Center diharapkan dapat membangun kesinergisan internal KEMA Hiperkes dan KK dengan menjaga eksistensi di eksternal, selain event-event yang telah ada.

 

F. DEPARTEMEN PENGEMBANGAN ORGANISASI DAN SUMBER DAYA MANUSIA

Departemen Pengembangan Organisasi dan Sumber Daya Manusia dipimpin oleh seorang kepala departemen yang dibantu oleh staff.

Sumber daya manusia yang berkualitas sangat penting adanya untuk perkembangan kampus D.III Hiperkes dan KK mengingat peran mahasiswa sebagai agent of change yang memerlukan kemampuan hard skill dan soft skill yang mumpuni dan berkualitas. Sehingga tercipta mahasiswa Hiperkes yang berkualitas dan siap menjadi pemimpin di masa yang akan datang.

Fungsi pengembangan organisasi dan sumber daya manusia dilaksanakan oleh departemen POSDM yang mencakup pengembangan organisasi KEMA Hiperkes dan SDM Pengurus KEMA Hiperkes dan KK. Selain juga meluas kepada mhasiswa D.III Hiperkes dan KK secara keseluruhan.

Dalam mengemban amanah untuk pengembangan internal organisasi KEMA Hiperkes dan KK meliputi fungsi berikut :

  1. Meng-upgrade dan meningkatkan soft skill anggota kabinet
  2. Meningkatkan kemampuan kepemimpinan dan manajemen pengurus KEMA Hiperkes dan KK
  3. Menjalankan kaderisasi internal sehingga mampu mencetak calon pemimpin yang mumpuni.
  4. Berkoordinasi dengan Sekretaris Umum dalam pemantauan personal pengurus untuk menjaga keadaan internal organisasi dan dalam upaya peningkatan kemampuan personal pengurus KEMA Hiperkes dan KK sesuai dengan penetapan kemampuan yang ditargetkan.

Peran Departemen POSDM di internal kepengurusan sangatlah fital dalam terlaksananya proses kaderisasi, pemenuhan kompetensi yang harus dimiliki setiap pengurus dalam melaksanakan tugasnya dan mencetak pemimpin-pemimpin sehingga regenerasi organisasi dapat berlangsung dengan baik.

Selain berperan di internal organisasi KEMA Hiperkes dan KK, departemen POSDM memiliki wilayah kerja yang lebih luas lagi di eksternak kepengurusan/anggota KEMA Hiperkes dan KK secara kseluruhan. Dengan ini diharapkan departemen POSDM dapat mencukupi kebutuhan peningkatan SDM mahasiswa D.III Hiperkes dan KK yang harapannya dapat dipenuhi oleh KEMA Hiperkes dan KK.  Hal ini mencakup :

  1. Peningkatan kemampuan mahasiswa dalam upaya pengembangan diri sebagai tuntutan yang mengarah dunia kerja.
  2. Bekerjasama dengan BEM FK UNS dalam upaya merekap sistem poin yang sudah mulai berlaku.

Kuatnya peran departemen POSDM akan menjadi bagian penting dalam pencapaian yang akan diraih KEMA Hiperkes dan KK saat ini maupun lusa dan dapat memenuhi kebutuhan anggota KEMA secara keseluruhan dalam upaya pengembangan diri.

 

G. DEPARTEMEN MINAT DAN BAKAT

Departemen Minat dan Bakat dipimpin oleh seorang kepala departemen yang dibantu oleh dua orang kepala divisi beserta staffnya. Departemen Minat dan Bakat terdiri dari divisi seni dan olahraga.

Departemen Minat dan Bakat diharapkan menjadi wadah bagi mahasiswa D.III Hiperkes dan KK untuk mengembangkan bakat yang dimilikinya untuk memajukan diri sendiri dan almamater. Selain itu Departemen Minat dan Bakat diharapkan menjadi pemacu untuk membentuk kerukunan dan hubungan baik antara pengurus KEMA Hiperkes dan KK dengan anggota serta pihak program studi.

a. Divisi Seni.

Divisi Seni dipegang oleh seorang ketua divisi yang dibantu staffnya. Divisi seni diharapkan menjadi divisi yang dapat mewadahi bakat seni yang dimiliki mahasiswa D.III Hiperkes dan KK meliputi seni musik, seni tari, seni fotografi dll.

b. Divisi Olahraga.

Divisi Olahraga dipegang oleh seorang ketua divisi yang dibantu staffnya. Divisi Olahraga diharapkan menjadi divisi yang dapat mewadahi bakat olahraga yang dimiliki mahasiswa D.III Hiperkes dan KK meliputi futsal, badminton, voli, jalan sehat, sepak bola dll.

Dengan tertampungnya bakat serta minat mahasiswa sesuai dengan bidang yang dikuasainya diharapkan pengembangan minat dan bakat mahasiswa dapat mencapai titik klimaks sehingga bisa mencapai prestasi tinggi di tingkat fakultas, universitas maupun nasional.

 

H. DEPARTEMEN KOMUNIKASI DAN INFORMASI

Departemen Komunikasi dan Informasi dipimpin oleh seorang kepala departemen yang dibantu oleh staff. Pada kepengurusan kali ini dua divisi dibawah Departemen komunikasi dan Informasi yakni Divisi IT (Information Technologi) dan Divisi Propaganda dilebur menjadi satu berada dibawah kepemimpinan Ketua Departemen secara langsung. Dengan ini diharapkan kinerja dari Kominfo tidak terpecah belah dan dapat berjalan beriringan bersama.

Departemen Komunikasi dan Informasi memegang peranan sentral dalam upaya propaganda/publikasi hasil kegiatan KEMA Hiperkes dan KK diharapkan akan menjadi informasi melalui berbagai media, yang aktual bagi civitas akademika. Selain itu juga bertanggung jawab atas perkembangan kualitas mahasiswa dalam bidang informasi dan teknologi.

Departemen komunikasi dan Informasi memegang kendali penuh dalam menjalankan inventaris KEMA Hiperkes dan KK di dunia maya yang meliputi (email, blog, facebook, milist hiperkes, dll) serta pertangguh jawab atas perkembangannya.

 

I. DEPARTEMEN KEROHANIAN ISLAM

Departemen Kerohanian Islam dipimpin oleh seorang kepala departemen yang dalam pelaksanaannya dibantu oleh jajaran staff yang dimiliki. Sebagai departemen yang memiliki atensi khusus serta fokus di bidang kerohanian islam. DKI memiliki arahan kerja secara ringkas sebagai berikut :

  1. Menjalankan fungsi pendidikan yang berorientasi bagi mahasiswa muslim di lingkungan kampus D.III Hiperkes dan KK.
  2. Bertanggung jawab penuh atas perkembangan dakwah kampus khususnya di lingkungan kampus D.III Hiperkes dan KK.
  3. Menjalin hubungan baik dengan lembaga dakwah kampus yang lain sebagai upaya mendukung dakwah kampus di tirtomoyo serta menciptakan image positif.

Dengan ini diharapkan Departemen Kerohanian Islam dapat menjadi lembaga yang aktif dan dinamis yang menjadi promotor penggerak kegiatan kerohanian islam di lingkungan kampus D.III Hiperkes dan KK. Departemen Kerohanian Islam dipersilahkan untuk menjalin kerjasama dengan pihak-pihak yang bergerak di bidang kerohanian islam di luar lingkungan kampus dengan dan atas ijin ketua umum.

 

J. DEPARTEMEN KRISTEN KATHOLIK

Departemen Kristen Katholik dipimpin oleh seorang kepala departemen. Departemen Kristen Katholik bertanggung jawab penuh atas kegiatan kerohanian kristen dan katholik di lingkungan kampus D.III Hiperkes dan KK. Departemen Kristen Katholik dipersilahkan untuk menjalin hubungan baik dengan organisasi kerohanian Kristen dan Katholik di tingkat fakultas maupun universitas untuk menjalin hubungan baik.