LOCK OUT TAG OUT

Oleh : Dwi Mayang Rahmania Rahimah               NIM : R0014021

Banyak kejadian kecelakaan kerja yang menyebabkan kematian (fatality) di tempat kerja karena bekerja dengan peralatan atau mesin yang memiliki sumber tenaga yang tidak diputuskan atau dimatikan sebelum bekerja dengan peralatan atau mesin tersebut. Peralatan dan mesin tersebut diantaranya adalah motor listrik, pompa,mesin pemotong, peralatan dengan sistem hidrolik, pipa uap panas betekanan tinggi, dan peralatan serta mesin yang bertenaga lainnya. Lock Out dan Tag Out (LOTO) merupakan prosedur keselamatan yang penting yang melindungi pekerja dari cidera ketika bekerja dengan atau dekat circuit dan peralatan bertenaga seperti tenaga listrik, hidrolik, tekanan dan sebagainya.

Lock Out [penggembokan] adalah metode yang digunakan untuk mengisolasi sumber-sumber energi berbahaya yang diterapkan pada saat tenaga kerja melakukan perbaikan [service] dan pemeliharaan [maintenance] mesin dan peralatan kerja yang mempunyai energi berbahaya.

Sedangkan Tag Out [pelabelan] adalah suatu sistem pemberitahuan atau peringatan yang diberikan kepada orang lain bahwa suatu alat bersumber energi berbahaya sedang diisolasi dan tidak boleh dioperasikan.

Gabungan antara penerapan metode mekanis (pemasangan gembok) dan sistem peringatan tertulis (pemasangan label), yang dipasang pada suatu peralatan sebagai peringatan kepada orang lain bahwa peralatan bersumber energi berbahaya dimaksud, sedang diisolasi dan tidak boleh dioperasikan selama gembok dan label terpasang pada peralatan tersebut.

Energi berbahaya yang harus diisolasi yaitu;

  1. Electrical; energi listrik merupakan energi yang dihasilkan melalui pengubahan atau konversi bentuk-bentuk lain seperti energi mekanik, panas atau kimia. Energi yang disimpan diantara tempat kapasitor baterai merupakan contoh energi potensial listrik. Jenis smber energi listrik termasuk juga motor dan generator.
  2. Thermal; enegi thermal dapat berbentuk temperature panas dan temperatur dingin. Energi panas adalah energi yag ditransfer atau dipindahkan dari satu bagian benda ke bagian lainnya sebagai akibat dari perbedaan temperature. Panas mengalir dari bagian benda yang lebih panas ke bagian benda yang lebih dingin. Sumber energi panas termasuk uap, liquid, dan gas.
  3. Mechanical; energi mekanis dianggap berbahaya bila energinya cukup besar untuk menimbulkan cedera fisik pada orang. Klasikasi energi mekanis yaitu gravitasi (karena posisi), tersimpan, hidrolik, dan pneumatik.
  4. Bahan kimia; bahan kimia dianggap berbahaya bila berisi baha- bahan yang dapat menimbulkan cedera atau penyakit melalui kontak dengan cara dihirup, di serap atau di cerna. Energi kimia ada yang bersifat korosif, mudah terbakar, beracun, oksidasi, dan mudah meledak.
  5. Radiasi; energi radiasi merupakan suatu aliran partikel atom dan sub-atom dan gelombang seperti Heat rays, light rays dan X-rays. Sumber energi radiasi yang terdapat pada kebanyakan industri adalah system X-rays dan laser. Radiasi atau sumber Radioaktif dianggap berbahaya bila secara spontan mengeluarkan energi dalam jumlah cukup banyak untuk menimbulkan perubahan terhadap struktur molekul tubuh yang “Merusak organ-organ “.

 

Alat isolasi energi:

  1. Personal Tag/Danger Tag

Aplikasi Tanda Bahaya dan Lock Out

a) Ketentuan ukuran tanda bahaya yang bersifat permanen :

P = 12 cm       L = 6 cm

b) Ketentuan ukuran tanda bahaya yang bersifat sementara

P = 15 cm       L = 10 cm

20160921_220811

2. Gembok (Pad Lock)

Ketentuan penggunaan pad lock :

a) Pad lock brass hanya untuk group leader yang selanjutnya disebut isolation Officer

b) Pad lock merah hanya di pergunakan pada saat bekerja (personal lock holder)

c) Pad lock biru hanya di pergunakan untuk Visitor atau tamu pada saat kunjungan ke unit dan tidak bekerja

d) Pad Lock Hitam hanya digunakan untuk unit yang akan di commmisoinig, waiting repair

20160921_220712

3. Service Tag/Label Untuk Alat Rusak

a) Setiap karyawan yang menemukan adanya kendaraan/ peralatan yang rusak dan dapat mengakibatkan kerusakan jika dioperasikan wajib melakukan pemasangan label “tanda peringatan’

b) Pemasangan pada tempat yang mudah dilihat, misalnya pada lock out pad lock switch

c) Setelah perbaikan atau servis selesai, pengawas harus melakukan pemeriksaan akhir dan melepas label tanda peringatan sebelum unit dinyatakan dapat digunakan lagi

20160921_220639

4. Alat Penggembokan Katup (valve)

20160921_220605

5. Alat Penggembokan Pneumatic

20160921_220539

6. Alat Penggembokan Circuit Breaker

20160921_220507

7. Alat Penggembokan Saklar Dinding

20160921_220444

8. Alat Penggembokan Sekring

20160921_220407

9. Alat Penggembokan Plug

20160921_220335

10. Alat Penggembokan Plug dan Receptacle

20160921_220258

11. Alat Penggembokan “Jaws” ( Untuk lebih dari satu orang )

20160921_220220

12. Alat Penggembokan “Cable” ( Untuk lebih dari satu alat )

20160921_220141

 

Sumber:

  • powerpoint text by Nana Sutono
  • buku “Dasar-Dasar Keselamatan Kerja Serta Pencegahan Kecelakaan di Tempat Kerja” karangan Tarwaka, PGDip.Sc.,M.Erg.